Categories
Uncategorized

Mana Yang Lebih Baik ? Ditabur Atau Dikocor?

Nutrisi dapat diperoleh dari pemberian pupuk secara rutin, tapi dosis yang diberikan tidak boleh sembarangan. Dosis pupuk menjadi satu faktor keberhasilan tanaman bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. 

Banyak ragam jenis pupuk yang dapat digunakan untuk tanaman, salah satunya pupuk NPK. Pupuk ini dapat enyuburkan tanaman hias maupun tanaman buah.

Dikutip dari laman Cybex Kementerian Pertanian RI, Selasa (25/10/2022), ada dua cara memberikan pupuk NPK pada tanaman, yakni ditabur dan sistem kocor atau pelarutan dengan air.

Lantas, dari kedua cara pemberian pupuk NPK ini, manakah yang lebih baik?

Hal yang perlu diketahui adalah pupuk NPK memiliki bentuk padat sehingga ketika dilarutkan dengan air akan mempermudah proses penyerapan akar tanaman. Dengan penyerapan yang optimal, membuat penyerapan pupuk lebih baik serta lebih cepat diserap akar tanaman untuk berkembang. Sementara itu, pemupukan dengan sistem kocor dapat dilakukan kapan saja dan tidak harus menunggu musim. 

Sumber Gambar : https://kartian.my.id

Selain itu, dari segi pengaplikasian, pemberian pupuk dengan sistem kocor lebih mudah dan tepat sasaran karena akar tanaman menerima pupuk secara merata sehingga lebih banyak pupuk yang diserap tanaman.  Ini tentu berbeda dengan cara tabur yang dapat menyebar ke mana-mana. Selajutnya, pupuk dengan sistem kocor lebih hemat serta optimal daripada sistem tabur yang kurang merata.  Walhasil, pemberian pupuk dengan sistem kocor dinilai lebih baik daripada dengan cara menaburkannya. 

Sumber Berita Dikutip Dari : kompas.com

Categories
Uncategorized

Cara Budidaya Semangka untuk Pemula, Jaminan Hasil Melimpah!

Siapa saja bisa melakukan budidaya semangka. Akan tetapi, sebagai pemula, perlu untuk mengetahui cara budidaya semangka yang tepat. Sebab, untuk menghasilkan semangka berkualitas, ada berbagai tahapan yang harus dilakukan. Sebaliknya, budidaya yang dilakukan serampangan bisa jadi tidak akan menghasilkan buah semangka yang baik. 

Semangka adalah buah yang berasal dari Afrika Tengah. Di Indonesia, budidayanya sudah sangat masif. Hampir setiap daerah ada petani yang melakukan budidaya semangka. Di sisi lain, semangka pun menjadi salah satu buah yang banyak digemari banyak kalangan. 

Nah, pada kesempatan kali ini akan dibahas mengenai cara budidaya semangka yang tepat untuk memaksimalkan hasil panen. Dari informasi yang diberikan, tentu bisa sangat membantu Anda sebagai pemula. Simak ulasannya!

Peluang Usaha Komoditi Pertanian Semangka

Pada sektor usaha komoditi pertanian, bisa dikatakan semangka memiliki peluang yang cukup besar. Pasalnya, seperti diketahui, di Indonesia semangka menjadi salah satu buah yang sering dikonsumsi. 

Hal ini membuat permintaan pasar cukuplah tinggi. Ditambah lagi kandungan airnya yang cukup banyak, membuat semangka cocok dikonsumsi saat cuaca panas.

Jadi, peluang usaha semangka cukup menjanjikan. Peluangnya yang terbuka luas, serta tingkat permintaannya yang tinggi. Tentunya, bisa dimanfaatkan petani untuk meningkatkan keuntungan. Mengingat, penjualan hasil panen petani yang kerap kali dijual dengan harga rendah.

Cara Budidaya Semangka yang Efektif Meningkatkan Hasil Panen

Budidaya buah semangka, Sumber: saprotan-utama.com
Budidaya buah semangka, Sumber: saprotan-utama.com

Setiap jenis tanaman, pasti ada caranya tersendiri untuk menanamnya. Sama halnya dengan semangka, ada caranya untuk menghasilkan buah berkualitas. Serta, hasil panen yang melimpah. Sebagai petani, tentunya selalu menginginkan hasil panen yang terbaik.

Lalu, apa saja cara budidaya semangka untuk meningkatkan hasil panen? Berikut ini diantaranya:

1. Menentukan Jenis Semangka yang Ditanam

Semangka juga memiliki beberapa jenis. Umumnya, di Indonesia terdapat 4 jenis yang dibudidayakan. Jenis tersebut diantaranya semangka tanpa biji, Semangka hibrida, semangka piknik, dan semangka daging kuning. Semua jenis semangka ini, memiliki kelebihannya masing-masing. Mulai dari rasa hingga berat buahnya.

Oleh karena itu, pastikan Anda ketahui terlebih dahulu jenis semangka mana yang ingin ditanam. Agar mudah memilih, Anda bisa sesuaikan dengan jenis semangka yang banyak dicari di pasaran. Dengan begitu, hasil panen semangka nantinya bisa cepat laku terjual.

2. Persiapan Lahan Tanam

Mempersiapkan lahan tanam semangka, hampir sama dengan tanaman buah lainnya. Hanya saja ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Agar tidak salah mempersiapkannya, berikut ini tahapan persiapan lahan tanam semangka.

  • Melakukan pembersihan dan membajak tanah
  • Menggunakan produk vitamin tanah untuk meningkatkan unsur hara
  • Membuat bedeng dengan ketinggian 40-60 cm dan jarak antar bedeng sepanjang 60 cm
  • Menutup bedeng menggunakan mulsa plastik dan memberi lubang ber diameter 10 cm
  • Setiap lubang tanam dibuat sama dan menyesuaikan jarak tanam semangka

3. Penyemaian Bibit Semangka

Biasanya penyemaian bibit semangka dilakukan satu minggu sebelum masa tanam. Melakukan penyemaian tidak dilakukan begitu saja. Akan tetapi, ada perlakuan khusus untuk bisa menghasilkan tunas muda semangka yang bagus.

Berikut beberapa tahapan penyemaian bibit semangka.

  • Membuat media semai bibit yang ideal dengan tambahan produk vitamin tanah
  • Rendam terlebih dahulu biji atau bibit semangka selama 8-12 jam, setelah itu lakukan penirisan 
  • Selanjutnya masukan benih semangka ke dalam plastik tanam (polybag) ukuran 1 kg. Anda bisa berkunjung seperti ke toko pertanian di Jogja yang menyediakan plastik tanam dengan variasi lengkap
  • Tiup dan ikat plastik tanam menggunakan karet
  • Benih tunas muda semangka akan tumbuh setelah 3 sampai 4 hari 

4. Penanaman Semangka 

Penanaman semangka, Sumber: pertanianku.com
Penanaman semangka, Sumber: pertanianku.com

Setelah tunas muda semangka sudah siap, langkah selanjutnya yang dilakukan adalah pemindahan ke lahan tanam. Namun, pemindahan tunas muda semangka dilakukan berdasarkan waktu. Hal ini dilakukan agar tunas muda semangka tidak mengalami stress.

Waktu pemindahan yang cocok adalah pada jam 10 pagi dan jam 3 sore. Waktu ini dipilih karena tingkat intensitas cahaya matahari tidak begitu terik. Dengan begitu, memudahkan tunas muda semangka dapat beradaptasi. Terutama dengan lahan tanam yang menjadi tempat tumbuh dan kembang semangka.

5. Mengontrol dan Pemeliharan Semangka

Untuk membuat semangka  dapat memasuki masa panen tepat waktu. Hal lainnya yang perlu dilakukan adalah mengontrol dan pemeliharan semangka. Berikut ini beberapa tahapan yang dilakukan.

  • Penyulaman tanaman semangka setelah memasuki 10 hari sejak ditanam
  • Melakukan pemangkasan cabang dan daun, agar tidak menghambat pertumbuhan semangka
  • Memasuki usia 52 hari tanam, lakukan penyerbukan buatan untuk mendapatkan hasil buah semangka yang bagus
  • Penjarangan seleksi buah semangka setelah 3-5 hari masa penyerbukan buatan untuk memilih bakal buah sesuai kebutuhan
  • Pemberian alas buah bisa menggunakan jerami atau sejenisnya. Agar, mengantisipasi pertumbuhan gulma
  • Memberikan pengairan lahan tanam semangka sesuai proses pertumbuhan (vegetatif dan generatif). Menjadi salah satu cara menanam semangka di musim kemarau
  • Penyiangan tanaman semangka dari gulma hingga ke akarnya untuk mengantisipasi tumbuh kembali
  • Melakukan pemupukan tambahan untuk menjaga nutrisi semangka selalu terpenuhi. Agar, dapat menghasilkan semangka yang berkualitas
  • Rutin membalikan buah semangka 2 minggu sekali untuk mencegah dari perubahan warna kulit, akibat paparan sinar matahari

6. Pengendalian Semangka dari Serangan Hama 

Hama yang sering menyerang tanaman semangka seperti Trips, Kutu Daun, Tungau, dan Kresek. Hama ini harus bisa dikendalikan atau dicegah, agar tidak mengganggu pertumbuhan semangka. Jika tidak, dampak yang bisa ditimbulkan adalah gagal panen.

Untuk mengatasi serangan hama dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:

  • Menjaga sanitasi kebersihan kebun
  • Rutin melakukan penyemprotan daun semangka dengan campuran air dan sabun insektisida
  • Memantau secara langsung kondisi semangka dari sarang hama. Lalu, lakukan pembersihan
  • Menggunakan produk pembasmi hama pertanian

7. Memanen Semangka Sesuai Masa Tanam

Hasil panen semangka, Sumber: rumah123.com
Hasil panen semangka, Sumber: rumah123.com

Masa panen semangka juga ditentukan dari ketinggian tanamnya. Pada umumnya, semangka sudah bisa dipanen setelah 65-86 hari dari masa tanam. Ciri-ciri semangka sudah bisa dipanen seperti warna dan tekstur terlihat bersih, bersuara agak berat, tangkai buah mengecil, dan warna terlihat lebih pekat.

Sedangkan bila semangka ditanam pada ketinggian 700-900 mdpl. Maka, masa panennya kurang lebih selama 90-100 hari dari masa tanam. Dengan demikian, semangka bisa dipetik sesuai masa panennya. Bila diluar dari masa panennya, tentu akan mempengaruhi kualitas semangka.

Sebagai pemula di pertanian semangka, bukan berarti Anda tidak bisa mendapatkan hasil panen yang bagus. Dari cara yang telah dijelaskan di atas, tentu akan sangat membantu Anda budidaya buah semangka. Dengan begitu, Anda bisa memperoleh hasil panen berlimpah dan berkualitas.

Meningkatkan Kualitas Semangka dengan Suplemen Nutrisi Mitra Tani

Produk Suplemen Nutrisi Mitra Tani, Sumber: mitratani.co.id
Produk Suplemen Nutrisi Mitra Tani, Sumber: mitratani.co.id

Selain menggunakan vitamin tanah dan pupuk, terdapat juga produk pertanian lainnya untuk meningkatkan kualitas semangka. Produk tersebut adalah suplemen nutrisi yang memiliki manfaat untuk mengoptimalkan penyerapan unsur hara.

Anda bisa mendapatkan produk suplemen nutrisi di Mitra Tani. Ya, hanya di Mitra Tani berbagai kebutuhan produk pertanian bisa Anda dapatkan dengan mudah. Untuk kualitas, tak perlu diragukan. Karena produk pertanian kami, sudah dibuktikan oleh para petani untuk meningkatkan kualitas dan hasil panen.

Tak perlu tunggu lama lagi, langsung saja hubungi CS Mitra Tani untuk melakukan pemesanan. Atau Anda juga bisa berkunjung pada laman produk Mitra Tani untuk melihat produk pertanian lainnya. Tak ketinggalan, Anda juga bisa mendapatkan produk pertanian dengan harga terbaik!

Categories
Uncategorized

6 Ide Strategi Pemasaran Hasil Panen, Efektif Meningkatkan Keuntungan Petani!

Sebagai petani, memahami strategi pemasaran adalah hal penting yang berpengaruh pada bisnis. Dengan strategi yang tepat, keuntungan dari hasil panen bisa mengalami peningkatan. Terutama, ketika panen tiba. Seperti diketahui, salah satu masalah petani yang kerap berulang adalah tersendatnya pemasaran hasil panen hingga berbuah kerugian.

Proses penanaman hingga perawatan, tentunya membutuhkan tenaga yang ekstra. Serta, waktu yang tidak sebentar menunggu masa panen. Inilah kenapa petani harus bisa menjual hasil panen dengan harga terbaik agar jerih payah yang dilakukan bernilai tinggi. 

Lantas, apa saja strategi pemasaran hasil panen untuk meningkatkan keuntungan? Simak ulasannya!

Pentingnya Menerapkan Strategi Pemasaran 

Menerapkan strategi pemasaran pertanian, Sumber: mas-software.com
Menerapkan strategi pemasaran hasil panen, Sumber: mas-software.com

Semua produk yang dijual, pasti akan menerapkan strategi pemasaran. Hal ini dilakukan untuk membuat produk yang dijual dapat bersaing. Produk yang mampu bersaing di pasar penjualan, tentu akan mendapatkan keuntungan maksimal. Karena bisa menarik banyak konsumen untuk membelinya.

Inilah yang menjadi alasan mengapa strategi pemasaran cukup penting. Bukan hanya untuk produk tertentu saja, tetapi semua jenis produk jual. Contohnya menjual hasil panen pertanian. Dimana, keuntungan yang didapatkan dari hasil penjualan bisa dimaksimalkan.

Tidak hanya itu, seiring persaingan bisnis yang bertambah ketat, menemukan strategi pemasaran yang tepat adalah keharusan. Nantinya, dalam jangka panjang, bisnis Anda -dalam hal ini penjualan hasil panen, akan cenderung lebih stabil dan juga lebih menguntungkan.

Strategi Pemasaran Hasil Panen untuk Meningkatkan Keuntungan

Meningkatkan keuntungan bukanlah sesuatu hal yang sulit. Anda yang berprofesi sebagai petani pun bisa melakukannya. Karena ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan keuntungan hasil panen. Syaratnya, Anda harus menggunakan strategi pemasaran yang tepat. 

Berikut ini beberapa strategi pemasaran hasil panen untuk meningkatkan keuntungan.

1. Meningkatkan Kualitas Hasil Panen

Hasil panen, Sumber: kilassulut.com
Hasil panen, Sumber: kilassulut.com

Komoditi pertanian yang dijadikan sebagai produk jual harus memiliki kualitas bagus. Ini menjadi strategi pertama yang harus dilakukan. Bila produk yang dijual berkualitas, tentu mencari konsumen yang membelinya tidaklah sulit. Sebab, kualitas produk pertanian menjadi sangat penting untuk mendapatkan harga jual yang baik.

Untuk membuat hasil panen memiliki kualitas bagus, penggunaan produk nutrisi tanah yang sudah terbukti ampuh bisa menjadi opsi. Ditambah juga dengan penggunaan suplemen nutrisi. Dengan begitu, hasil panen yang didapatkan akan memiliki kualitas bagus.

2. Menyediakan Produk Komoditi Sesuai Kebutuhan Pasar

Melihat kebutuhan komoditi sesuai kebutuhan pasar, perlu untuk dilakukan. Hal ini bertujuan agar hasil panen dapat terjual dengan mudah di pasaran. Karena untuk meningkatkan keuntungan, produk harus bisa terjual dengan baik.

Kebutuhan komoditi yang selalu dibutuhkan pasar adalah sayur-mayur dan buah-buahan. Komoditi pertanian tersebut, bisa menjadi produk utama. Ketika produk komoditi sesuai kebutuhan pasar, maka penjualan hasil panen menjadi lebih mudah.

3. Mengetahui Harga Jual di Pasaran

Sebelum menjual hasil panen di pasaran, ketahui dulu harga jual di konsumen. Sebagai petani hal ini perlu dilakukan untuk memaksimalkan keuntungan. Biasanya harga jual dari pedagang di pasaran cukup tinggi. Membuat harga jual dari petani juga perlu disesuaikan.

Biasanya pengepul (distributor) akan membeli dengan harga yang cukup murah dari petani. Hal ini tentunya membuat keuntungan petani menjadi sangat kecil. Cara agar bisa meningkatkan keuntungan hasil panen yaitu menyesuaikan harga jual di pasaran. Strategi ini bisa dikatakan cukup efektif.

4. Pemangkasan Distribusi Penjualan 

Distribusi penjualan yang panjang, biasanya hanya menguntungkan beberapa pihak saja. Misalnya, pihak pengepul yang membeli langsung dari petani. Selanjutnya, akan didistribusikan lagi ke berbagai pihak. Hingga akhirnya sampai ke pedagang dan dijual kepada konsumen.

Jika dilihat distribusi pemasaran hasil pertanian tersebut, cukuplah panjang. Hal ini membuat Anda sebagai petani harus bisa memangkasnya. Cara yang bisa dilakukan adalah langsung menjualnya ke pihak pedagang. Dengan begitu, keuntungan yang didapatkan bisa jauh lebih baik. Ketimbang, keuntungan penjualan yang didapatkan dari pihak pengepul.

5. Menetapkan Standar Harga Jual

Standar harga jual hasil panen, Sumber: accurate.id
Standar harga jual hasil panen, Sumber: accurate.id

Terkadang harga jual hasil panen ditentukan dari pihak pembeli. Artinya, petani belum bisa menjadi price maker atau pembuat harga. Hal ini terkadang memang cukup menyulitkan petani. Karena disisi lain, hasil panen harus bisa dijual cepat, agar tidak menurunkan kualitasnya. Atau bahkan rusak akibat disimpan terlalu lama.

Strategi pemasaran yang bisa dilakukan adalah dengan menetapkan harga jual. Walaupun sedikit sulit, tetapi hal ini bisa sangat membantu meningkatkan keuntungan. Ketika dari petani sudah memiliki harga jual yang pasti. Tentunya, penjualan hasil panen tidak begitu sulit untuk mendapatkan keuntungan yang lebih baik.

6. Memanfaatkan Penjualan Online

Sebagai petani juga harus bisa beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Salah satunya adalah memanfaatkan penjualan online. Jadi, hasil panen yang telah diperoleh bisa langsung dipasarkan melalui marketplace. Atau media penjualan online lainnya seperti website. Ini merupakan salah satu dari strategi pemasaran modern.

Apakah efektif? Jawabannya tentu sangatlah efektif. Karena penjualan online bisa menjangkau lebih banyak konsumen. Tetapi, website penjualan perlu untuk dioptimasi, agar bisa ditemukan oleh target konsumen dengan mudah.

Nah, untuk melakukan optimasi website penjualan, Anda bisa gunakan jasa SEO bulanan. Harga layanan yang ditawarkan pun cukup terjangkau. Jadi, sebagai petani akan sangat terbantu dengan jasa layanan yang diberikan.

Menjadi petani bukan berarti hasil panen tidak bisa mendapatkan keuntungan penjualan yang baik. Dengan menggunakan strategi pemasaran hasil panen. Tentunya, akan sangat membantu untuk meningkatkan keuntungan. 

Bukan hanya untuk komoditi tertentu saja, seperti untuk keuntungan panen padi. Tetapi, strategi pemasaran yang telah dijelaskan, bisa digunakan untuk semua jenis komoditi pertanian. 

Butuh Produk Pupuk untuk Meningkatkan Hasil Panen, Tersedia di Mitra Tani!

Produk Suplemen Nutrisi Mitra Tani, Sumber: mitratani.co.id
Produk Suplemen Nutrisi Mitra Tani, Sumber: mitratani.co.id

Dari strategi pemasaran, dijelaskan bahwa hasil panen harus memiliki kualitas bagus. Oleh karenanya, dibutuhkan juga produk pupuk yang kaya akan unsur hara. Manfaat unsur hara adalah untuk meningkatkan kekuatan jaringan tanaman.

Tidak sulit mencari produk pupuk yang kaya akan unsur hara. Karena produk tersebut tersedia di Mitra Tani, pusatnya produk  pertanian berkualitas. Setiap produk pertanian yang kami sediakan, telah terbukti akan manfaatnya. Jadi, tak perlu ragu menggunakan produk pupuk dari kami.

Bila Anda tertarik dengan produk pupuk untuk meningkatkan kualitas panen. Bisa langsung saja memesannya melalui CS Mitra Tani. Anda pun bisa konsultasi terlebih dahulu mengenai jenis produk yang cocok digunakan. Serta, Anda juga bisa mendapatkan penawaran produk pertanian lainnya dengan harga terbaik!

Categories
Uncategorized

Kenali 6 Teknik Budidaya Padi, Efektif Meningkatkan Hasil Panen!

Padi merupakan komoditas pangan pokok yang hampir semua orang mengkonsumsinya. Hal ini membuat kebutuhan beras, terus mengalami peningkatan. Oleh karenanya, petani harus mampu menghasilkan panen padi yang maksimal. Salah satu caranya adalah dengan memahami teknik budidaya padi.

Lahan pertanian yang luas, tetapi tidak dibekali teknik menanam padi yang benar. Tentu, akan membuat hasil panen padi menjadi tidak optimal. Dampaknya adalah hasil panen tidak dapat memenuhi permintaan pasar yang cukup tinggi. Bukan tidak mungkin, petani pun akan mengalami kerugian. 

Lalu, apa saja teknik budidaya padi untuk dapat meningkatkan hasil panen. Penasaran?  Simak ulasannya!

Pentingnya Memahami Teknik Budidaya Padi

Pemahaman tentang teknik menanam padi adalah hal penting terkait budidaya padi. Pasalnya, padi merupakan tanaman rumput-rumputan (poaceae) yang berbeda dengan jenis lainnya. Ada cara-cara khusus yang dilakukan untuk membuat padi dapat tumbuh subur. Dengan begitu, hasil panennya bisa selalu maksimal.

Itulah kenapa teknik budidaya padi harus bisa dipahami dengan baik oleh para petani. Tujuannya adalah untuk bisa terus meningkatkan jumlah produktivitas hasil panen. Selain itu, juga mencegah padi dari kegagalan panen.

Waktu persiapan lahan yang tak sebentar dan masa tanam yang cukup lama. Tentu, sebagai petani tak menginginkan hasil panennya kurang maksimal. 

Teknik Budidaya Padi yang Banyak Digunakan oleh Petani

Mengenal teknik budidaya padi, Sumber: kebumenkab.go.id
Mengenal teknik budidaya padi, Sumber: kebumenkab.go.id

Banyak penelitian yang dilakukan oleh para ahli di bidang pertanian. Hasilnya, ada cukup banyak teknik budidaya penanaman padi yang tersedia. Teknik yang telah diteliti tersebut, terbukti dapat membantu meningkatkan hasil panen. 

Berikut ini beberapa teknik budidaya padi yang dimaksud diantaranya:

1. Teknik Budidaya Hazton

Hazton adalah teknik budidaya tanaman padi yang diciptakan oleh Ir. Hazairin, MS dan Anton Kamaruddin, SP, M.Si. Nama teknik Hazton diambil dari singkatan nama kedua penemunya. Mereka adalah putra daerah Kalimantan Barat yang berhasil menciptakan teknik Hazton yang telah digunakan oleh para petani.

Teknik Hazton memiliki cara penanaman menggunakan bibit padi berumur antara 25-30 hari setelah proses semai. Jumlah padi yang disemai per lubangnya diisi 20-30 bibit. Selain itu, kondisi tanah pembibitan padi juga perlu diperhatikan. Untuk membuat akar padi saat proses semai sampai penanaman tetap utuh.

Sedangkan untuk penanaman padi jarak yang digunakan adalah jarwo 2 atau jarwo 4. Jarak penanaman bisa disesuaikan dengan luas tanah area sawah. Jadi, jumlah padi yang ditanam bisa lebih maksimal.

2. Teknik Budidaya Jarwo Super

Sebagai petani istilah jarwo, tentu sudah tidak asing lagi. Jarwo adalah singkatan dari jajar legowo. Menjadi istilah yang digunakan untuk penentuan jarak tanam padi. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Badan Litbang Pertanian) mengembangkan teknik budidaya Jarwo Super.

Teknik budidaya Jarwo Super adalah teknik budidaya padi secara terpadu. Biasanya penerapannya pada padi sawah yang ditanam dengan sistem irigasi. Untuk tipe jarwo yang digunakan 2:1.

Saat menggunakan teknik budidaya Jarwo Super, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebagai berikut.

  • Bibit padi yang digunakan adalah Varietas Unggul Baru (VUB)
  • Sebelum pengolahan tanah sawah, terlebih dahulu melakukan biodekomposer
  • Menggunakan pupuk hayati untuk meningkatkan kualitas padi
  • Melakukan pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) untuk mencegah penurunan kualitas padi
  • Memanfaatkan alat dan mesin pertanian untuk mempermudah proses tanam dan panen padi

3. Teknik Budidaya Salibu

Teknik budidaya padi salibu, Sumber: paktanidigital.com
Teknik budidaya padi salibu, Sumber: paktanidigital.com

Proses penanaman padi yang tidak sebentar, pastinya membutuhkan waktu untuk menunggu masa panen. Tetapi, dengan menggunakan teknik budidaya Salibu, hasil panen padi bisa dimaksimalkan. Sebab, teknik ini memanfaatkan tunggul padi yang dirawat kembali hingga tumbuh.

Salibu adalah teknik budidaya padi ratun yang juga sering digunakan oleh para petani. Kelebihan dari teknik ini, para petani bisa memangkas waktu proses persiapan lahan sawah. Karena tunas padi baru tumbuh di posisi yang sama, sehingga hanya perlu dilakukan perawatan.

Menggunakan teknik budidaya Salibu ada hal yang perlu diperhatikan. Hal tersebut adalah mengetahui tunas padi yang bagus. Bila tunas padi tumbuh di atas 70% setelah pemotongan tunggul pertama maka lakukan pemotongan lagi sekitar 5-6 cm dari permukaan tanah. Jika tunas padi tumbuh di bawah 70% teknik Salibu tidak disarankan untuk dilanjutkan.

4. Teknik Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT)

Kondisi lahan persawahan yang memadai, perlu menggunakan teknik tanam yang tepat. Salah satunya adalah teknik Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT). Teknik yang menggunakan pendekatan pengelolaan lahan, air, tanaman, dan iklim secara terpadu.

Kelebihan dari teknik budidaya padi PTT adalah dapat meningkatkan produktivitas hasil panen. Selain itu, kelestarian lingkungan yang ada di sekitar area persawahan bisa lestari dan asri. Maka, tak heran bila teknik budidaya ini banyak digunakan oleh para petani.

Agar dapat meningkatkan hasil panen padi. Berikut ini beberapa tips budidaya padi menggunakan teknik PTT.

  • Menggunakan bibit padi Varietas Unggul Baru (VUB) dan produk suplemen tanah
  • Menghasilkan semai padi dengan benih yang bermutu
  • Memberikan bahan organik dan nitrogen berdasarkan warna daun padi
  • Pemberian pupuk P (fosfat) dan pupuk K (kalium) berdasarkan status unsur hara tanah 
  • Melakukan pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) untuk mencegah hama dan penyakit
  • Menanam bibit muda padi 15-21 hari setelah masa sebar dan 1 bibit untuk per rumpun
  • Jarak penanaman padi menggunakan pola jarwo 2 atau tegel

5. Teknik System of Rice Intensification (SRI)

System of Rice Intensification (SRI) adalah teknik budidaya padi pada lahan sawah irigasi dan sawah tadah hujan. Kondisi lahan sawah seperti ini, memudahkan pengelolaan tanah, air, dan tanaman. Membuat lahan sawah dapat menjadi lebih efisien dan intensif. 

Berikut ini beberapa prinsip dasar yang menjadi trik menanam padi menggunakan teknik SRI.

  • Pengolahan lahan persawahan dilakukan secara konvensional dan menggunakan pupuk organik
  • Persemaian padi dilakukan pada lahan tanah kering
  • Menggunakan teknik penanaman tunggal, setiap lubang diisi dengan satu bibit padi
  • Penanaman dilakukan secara sejajar dengan jarak 25×25 cm atau 30×30 cm
  • Pengelolaan air sawah dilakukan pada masa vegetatif
  • Melakukan pemeliharan mulai dari penyiangan gulma, penyulaman, dan pengendalian hama

6. Teknik IPB Prima

Seperti namanya, teknik IPB Prima adalah teknik budidaya yang dikembangkan oleh Dosen Universitas IPB. Kelebihan dari teknik IPB Prima adalah meningkatkan hasil panen padi.

Dalam teknik IPB Prima kurang lebih terdapat 5 pilar. Dimana, pilar ini menjadi kunci sukses untuk meningkatkan produktivitas padi. Berikut ini diantaranya:

  • Melakukan restorasi lahan dengan jerami, caranya dibenamkan pada lahan sawah
  • Mengaplikasikan penggunaan IPB Bio pada pengolahan tanah untuk membantu proses dekomposer jerami
  • Penerapan IPB Practice yang terdiri dari 1.) Penggunaan varietas unggul IPB, 2.) benih bersertifikat, 3.) penyiangan lahan terpadu, 4.) Persemaian terkendali, 5.) Penanaman terkendali, 6.) Pengairan sistem macak-macak, 7.) Pemupukan terkendali, 8.) Pengendalian OPT, 9.) Waktu panen dan pasca panen yang tepat, serta 10.) bekerjasama dengan pihak swasta dalam bidang pemasaran
  • Menggunakan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan)
  • Pendampingan civitas akademika IPB serta penyuluhan

Itulah penjelasan mengenai teknik budidaya padi. Semua teknik budidaya di atas, telah digunakan oleh para petani untuk meningkatkan hasil panen. Jadi, tinggal Anda sesuaikan saja, teknik mana yang cocok digunakan di lahan pertanian Anda.

Tingkatkan Kualitas Padi dengan Produk Suplemen Nutrisi Mitra Tani

Produk Suplemen Nutrisi Mitra Tani, Sumber: mitratani.co.id
Produk Suplemen Nutrisi Mitra Tani, Sumber: mitratani.co.id

Untuk membuat hasil panen padi laku terjual, cara yang bisa dilakukan adalah dengan meningkatkan kualitas padi. Jadi, tidak hanya dengan peningkatan hasil panen atau analisis pasar UMKM. Tetapi, antara hasil panen dan kualitas padi harus bisa seimbang.

Nah, untuk meningkatkan kualitas dan hasil panen padi, Anda bisa gunakan suplemen nutrisi. Mitra Tani menyediakannya untuk Anda

Tidak hanya lengkap, nutrisi tersebut telah digunakan oleh para petani dan terbukti akan manfaatnya. Karena suplemen nutrisi bisa mengoptimalkan penyerapan unsur hara dan lain sebagainya.

Tak perlu tunggu lama lagi, langsung saja hubungi CS Mitra Tani untuk melakukan pemesanan. Tidak hanya produk suplemen nutrisi saja, tetapi terdapat juga produk pertanian lainnya. Tak ketinggalan, Anda pun bisa mendapatkan produk pertanian dengan harga terbaik!

Categories
Uncategorized

Ketika Petani Menghadapi Musim Kemarau

Saat ini, musim sudah sangat sulit ditebak. Petani semakin kehilangan cara untuk bisa tetap mempertahankan hasil pertaniannya agar tetap untung. Dikatakan musim hujan terkadang malah tidak ada hujan, sedangkan ketika sudah dirasa memasuki musim kemarau ternyata hujan. Hal-hal seperti ini memang di luar kendali kita sebagai manusia. Perubahan iklim terjadi karena berbagai faktor dan memang sudah terjadi. Untuk mengembalikannya pun sangat sulit. Hal ini dapat diatasi dengan kemampuan petani sebagai manusia yang mudah beradaptasi.Saat tidak ada hujan dan menyebabkan kekeringan maka petani harus melakukan berbagai hal yang efektif untuk mengatasinya. Bagaimana caranya? Berikut cara mengatasi kekeringan di bidang pertanian:

 

Dengan Menggunakan “Pompanisasi dan Pipanisasi”

Pertama, Anda bisamenggunakan pompa atau menggunakan pipa. Pompa digunakan untuk menarik air dari sumber air yang berada di sekitar lahan pertanian yang bisa diambil airnya. Dengan menggunakan pompa air ini, maka di musim kemarau pun Anda masih bisa mendapatkan air. Pompa ini dijalankan dengan menggunakan mesin listrik maupun diesel. untuk memindahkan aliran air di sungai ke arah lahan pertanian yang mungkin letaknya lebih tinggi sehingga tidak bisa dialirkan secara manual.

Sistem perpipaan juga harus diperhatikan dengan baik agar dapat mengalirkan air sungai atau air danau yang letaknya jauh untuk dibawa ke lahan pertanian Anda. Biasanya penggunaan pipa ini dilakukan secara kolektif dari banyak petani.

Sistem pompa yang umum digunakan adalah pompa listrik PLN dan pompa diesel, tetapi ada sistem pompa lain yang juga bisa digunakan yaitu pompa air tenaga surya. Pompa ini menggunakan panel surya yang menghasilkan listrik dari sinar matahari. Sehingga Anda tidak perlu membeli BBM tiap hari atau membayar tagihan listrik tiap bulannya.

Melakukan Pembangunan Sumur Bor

Selanjutnya untuk mengatasi kekeringan, Anda bisa menggunakan pembangunan sumur bor. Sumur bor ini dalamnya bisa mencapai 100 meter atau lebih dan mengambil sumber air dari dalam tanah secara alami. Namun, untuk memasangnya perlu biaya yang cukup tinggi tetapi untuk penggunaan jangka panjang dan teratur maka mahalnya alat ini bisa kembali karena keuntungan yang Anda dapatkan lebih banyak.

Anda dapat menggunakan pompa untuk menarik air dari dalam tanah ke permukaan. Jadi tentu perlu aliran listrik di dalamnya. Namun, saat ini tidak hanya dengan menggunakan listrik PLN saja tetapi sudah ada pompa yang menggunakan sumber energi matahari yang lebih hemat.

Menggunakan Berbagai Cara Organik dan Menghindari Penggunaan Bahan Kimia Berbahaya

Selain itu, Anda juga tidak boleh menggunakan berbagai macam bahan yang pada dasarnya adalah zat kimia yang berbahaya. Hal ini sering kali terjadi karena seringnya masyarakat menggunakan pestisida dan juga menggunakan pupuk kimia. Oleh karena itu, ganti pupuk, pestisida, dan yang lainnya dengan menggunakan bahan organik. Tanah yang terkena berbagai jenis bahan yang berbahaya tersebut lama kelamaan akan kehilangan bahan organik sehingga tanah menjadi lemah dan mengakibatkan tanah menjadi tidak mampu untuk menyimpan air hujan.

Sumber : www.sanspower.com

Categories
Uncategorized

Menanam Padi Tidak Terlalu Sulit

KENAPA HARUS MENANAM PADI ?

Di setiap daerah tanaman padi mungkin sudah menjadi salah satu komoditas semua sahabat tani di seluruh Indonesia. Lalu apakah ada cara/trik kusus untuk menanam padi yang baik?

Cara menanam padi yang baik dan benar sangat penting untuk diketahui oleh para petani guna meningkatkan hasil produksi padi setiap masa panen datang karena permintaan beras yang tidak pernah menurun.

Hal ini membuat para petani harus dapat melakukan berbagai hal untuk menghasilkan panen padi yang melimpah. Tujuannya tentu saja demi terpenuhinya seluruh kebutuhan pokok masyarakat dalam negeri. Untuk itu, para petani seharusnya memiliki pengetahuan dasar terkait cara penanaman padi yang baik dan benar agar hasil panennya pun sesuai dengan target.

Berikut cara menanam padi yang baik dan benar

1. Pilih Benih Padi yang Berkualitas

Benih padi yang berkualitas merupakan hal yang penting jika kita ingin meningkatkan hasil budidaya padi. Saat ini di pasaran terdapat banyak varietas benih padi yang dapat Anda cocokkan dengan kondisi lahan serta permintaan pasar. Beberapa ciri dari beras varietas unggulan adalah:

     

      • Tahan terhadap serangan hama dan penyakit

      • Toleran terhadap kondisi lingkungan

      • Dapat mengasilkan panen yang berlimpah

      • Saat direndam dengan larutan ZA 20 gr, benih tenggelam alias tidak mengapung.

    2. Proses Penyemaian Benih Padi

    Benih padi yang sudah siap dapat segera kita semai, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

       

        • Buatlah bedengan dengan ukuran lebar 1 – 2 m. Luas persemaian untuk lahan 1 hektar adalah sekitar 400 m atau 4% dari luas lahan.

        • Tambahkan 2 kg bahan organik semisal kompos, pupuk kandang, sekam, atau abu. Jika Anda berminat untuk mengolah kompos dari bahan sisa pertanian, silahkan pelajaricara membuat pupuk kompos dari jerami padi.

        • Benih yang hendak disemai haruslah direndam dahulu sekitar 2 x 24 jam

        • Persemaian dilakukan selama 25 hari sebelum masa tanam, usahakan tempat menyemai benih padi berdekatan dengan lokasi tanam agar pemindahan benih tersebut dilakukan dengan cepat dan benih tetap segar.

        • Benih yang disemai tidak harus terbenam seluruhnya, karena justeru akan menyebabkan kecambah terinfeksi patogen dan akhirnya membusuk.

          Sumber : pertanian.jatimprov.go.id/

      Categories
      Uncategorized

      Mengenal Lagi Pupuk NPK & Manfaatnya

       Manfaat pupuk NPK sangat baik untuk tanaman, mampu memaksimalkan pertumbuhannya. Pupuk NPK adalah pupuk buatan yang berbahan cair atau padat. NPK artinya tiga unsur hara yang terkandung dalam pupuk ini.

      Ada Nitrogen (N), Fosfor (P), dan Kalium (K). Ketiga unsur hara ini yang menjadikan manfaat pupuk NPK bisa membantu tanaman tumbuh dengan sempurna. Kementerian Pertanian Republik Indonesia, mengungkap ada sepuluh manfaat pupuk NPK yang perlu diketahui.

      Manfaat pupuk NPK yang dimaksudkan adalah mampu memaksimalkan pertumbuhan daun, mengokohkan batang, ranting, akar, serta merangsang pertumbuhan bunga dan buah. Cara menggunakan pupuk NPK bisa dilakukan dengan ditabur atau disiram.

      Berikut Liputan6.com ulas lebih mendalam sepuluh manfaat pupuk NPK, jenis-jenis pupuk NPK, dan cara menggunakan pupuk NPK

      Pupuk NPK adalah jenis pupuk tanaman yang baik untuk pertumbuhannya. Ini jenis pupuk majemuk yang mengandung dua atau lebih unsur hara. Adanya manfaat pupuk NPK berasal dari unsur hara yang terkandung di dalamnya.

      Kementerian Pertanian Republik Indonesia menjelaskan pupuk NPK termasuk dalam pupuk buatan berbahan cair atau padat dengan kandungan tiga unsur hara makro dan dua unsur hara mikro yang jumlahnya sedikit. Unsur hara mikro yang sedikit ini jarang ditulis pada kemasan pupuk NPK.

      Manfaat pupuk NPK berasal dari tiga unsur hara makro tersebut, yakni unsur Nitrogen (N), unsur Fosfor (P), dan unsur Kalium (K). Apa perbedaan ketiganya?

      Manfaat Pupuk NPK dari Unsur Nitrogen (N)

      Nitrogen adalah jenis unsur hara yang paling banyak dibutuhkan oleh tumbuhan. Unsur Nitrogen menyusun sekitar 1-5 persen dari berat tumbuhan. Ini penjelasan manfaat pupuk NPK dari unsur Nitrogen:

      1. Memberikan warna hijau daun yang lebih baik

      Adanya manfaat pupuk NPK dari unsur Nitrogen, mampu memberikan warna hijau daun yang lebih baik. Nitrogen sangat penting untuk klorofil (zat hijau daun) karena warna hijau akan membuat tanaman terlihat lebih sehat, dan mendorong proses fotosintesis yang baik. 

      2. Menjadi komponen utama asam amino

      Adanya manfaat pupuk NPK dari unsur Nitrogen, menjadi komponen utama asam amino. Seberapa penting asam amino bagi tumbuhan? Nitrogen merupakan komponen utama asam amino, yang membentuk protein yang dibutuhkan tanaman agar bisa tetap hidup.

      3. Merangsang pertumbuhan vegetatif

      Adanya manfaat pupuk NPK dari unsur Nitrogen, baik merangsang terjadinya pertumbuhan vegetatif. Utamanya pada dedaunan, batang, dan cabang. Ini yang menjadikan tumbuhan bisa lebih cepat bertambah tinggi, jumlah anakan, dan cabangnya lebih banyak.

      4. Meningkatkan produksi daun

      Adanya manfaat pupuk NPK dari unsur Nitrogen, tidak hanya membuat daun lebih hijau, tetapi mampu membantu meningkatkan produksi daun. Ini mengapa, pemberian nitrogen sangat dianjurkan pada tanaman sayuran, terutama sayuran-sayuran yang hasil panennya berupa daun, seperti sawi, bayam, dan kangkung.

      Manfaat Pupuk NPK dari Unsur Fosfor (P)

      Fosfor adalah jenis unsur hara makro primer yang sangat diperlukan tumbuhan untuk bisa terus tumbuh dan bereproduksi. Ini penjelasan manfaat pupuk NPK dari unsur Fosfor:

      5. Merangsang pembentukan akar baru

      Adanya manfaat pupuk NPK dari unsur Fosfor, mampu membantu merangsang pembentukan akar baru. Pemberian pupuk yang mengandung fosfor, akan baik merangsang pertumbuhan akar baru, dengan memiliki cabang perakaran yang lebih banyak. Maka hal ini akan membantu tumbuhan menyerap unsur hara lebih optimal.

      6. Memperkuat batang

      Adanya manfaat pupuk NPK dari unsur Fosfor, baik memperkuat batang tumbuhan. Pemberian pupuk yang mengandung fosfor tinggi sangat dibutuhkan tumbuhan. Terutama agar tumbuhan tidak mudah roboh atau rebah saat terkena hujan dan angin.

      7. Merangsang pembentukan bunga dan buah

      Adanya manfaat pupuk NPK dari unsur Fosfor, sangat ampuh merangsang pembentukan bunga dan buah. Pemberian pupuk yang mengandung fosfor dapat mempercepat pembentukan bunga dan buah. Fosfor pun bisa mempercepat proses pematangan buah.

      Manfaat Pupuk NPK dari Unsur Kalium (K)

      Kalium adalah jenis unsur hara yang juga diperlukan dalam jumlah banyak bagi tumbuhan. Tanpa Kalium, tumbuhan akan tumbuh lebih kercil dan berwarna lebih pucat. Ini penjelasan manfaat pupuk NPK dari unsur Kalium:

      8. Aktivator enzim

      Adanya manfaat pupuk NPK dari unsur Kalium, sangat berguna sebagai aktivator enzim. Sekitar 80 jenis enzim untuk melakukan aktivasinya, sangat membutuhkan unsur kalium. Kalium akan mengaktifkan enzim:

      – asetik thiokinase,

      – pirivat kinase,

      – glutamilsistein sinterase,

      – formil tetrahidrofolatsintetase,

      – suksinil CoA sintetase,

      – induksi nitrat reduktase,

      – sintesis tepung, dan

      – ATP ase.

      9. Meningkatkan ketahanan tumbuhan

      Adanya manfaat pupuk NPK dari unsur Kalium, mampu meningkatkan ketahanan tumbuhan seperti melawan penyakit. Begitu pula, Kalium akan meningkatkan toleransi terhadap kekeringan, panas, dan beku. Unsur ini sangat penting untuk semua jenis tumbuhan dalam prosesnya berkembang di cuaca yang tidak menentu.

      10. Memacu translokasi karbohidrat

      Adanya manfaat pupuk NPK dari unsur Kalium, mampu memacu translokasi karbohindrat. Translokasi karbohidrat dari daun ke organ tanaman yang lain, terutama organ tanaman penyimpan karbohidrat, misalnya seperti umbi-umbian.

      Ada dua cara menggunakan pupuk NPK yang sering dilakukan, yakni menaburkan pupuk NPK secara langsung ke tanah dan melarutkan pupuk NPK dengan air lalu disemprot atau disiram ke tanah. Ini perbedaan keduanya yang Liputan6.com lansir dari berbagai sumber:

      Cara Menggunakan Pupuk NPK dengan Ditabur

      1. Mulailah menggali tanah di sekeliling atau sekitar tanaman hingga terbentuk sebuah parit kecil.

      2. Cara menggunakan pupuk NPK ditabur, takar dengan sendok sebanyak setengah sampai satu sendok teh (misalnya pupuk NPK mutiara), sesuaikan dengan usia tumbuhan.

      3. Kemudian, taburkan bulir pupuk dengan rata di parit kecil yang telah sudah digali sebelumnya.

      4. Selesaikan dengan menutup kembali galian tersebut dengan tanah agar pupuk tertimbun sempurna.

      5. Cara menggunakan pupuk NPK dengan ditabur selesai.

      Cara Menggunakan Pupuk NPK dengan Disiram ke Tanah

      1. Menyiapkan wadah seperti ember, isi dengan 3 liter air, lalu masukkan satu sendok pupuk NPK ke dalamnya.

      2. Bisa pula menggunakan perbandingan satu sendok pupuk NPK dengan 5 liter air.

      3. Jika sudah, cara menggunakan pupuk NPK lanjutkan dengan mengaduk larutan sampai seluruh bulir pupuk larut sempurna.

      4. Siapkan gayung kecil untuk menyendok air bagi yang ingin langsung menyiramnya ke tanah.

      5. Paling tidak, cara menggunakan pupuk NPK adalah gunakan sekitar setengah gayung untuk menyiram akar tanaman.

      Sumber : https://www.liputan6.com/

      Categories
      Uncategorized

      Kenapa Memilih Menanam Bawang Merah?

      Tanaman bawang merah memiliki kebutuhan nutrisi yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Berikut adalah beberapa unsur nutrisi penting dan kebutuhan pupuk untuk tanaman bawang merah:

      1. Nitrogen (N): Nitrogen diperlukan untuk pertumbuhan daun, batang, dan pembentukan protein. Kebutuhan nitrogen tinggi terutama pada awal pertumbuhan tanaman. Pemberian pupuk nitrogen dapat membantu meningkatkan produksi daun yang hijau dan sehat.

      2. Fosfor (P): Fosfor penting untuk pembentukan akar yang kuat, perkembangan sistem perakaran, dan pembentukan umbi yang baik. Pemberian pupuk fosfor pada tahap awal pertumbuhan dapat membantu tanaman bawang merah membentuk sistem akar yang baik.

      3. Kalium (K): Kalium membantu dalam regulasi tekanan osmotik dalam sel tanaman, serta meningkatkan toleransi terhadap stres lingkungan dan penyakit. Pemberian pupuk kalium membantu meningkatkan kualitas umbi bawang merah dan ketahanannya terhadap kondisi lingkungan yang berubah-ubah.

      4. Mikronutrien: Selain unsur makro seperti nitrogen, fosfor, dan kalium, tanaman bawang merah juga membutuhkan mikronutrien seperti zat besi, mangan, seng, tembaga, boron, dan molibdenum dalam jumlah kecil. Meskipun dibutuhkan dalam jumlah kecil, mikronutrien ini penting untuk berbagai proses metabolik dalam tanaman.

      5. Kalsium (Ca): Kalsium diperlukan untuk perkembangan dinding sel yang kuat, yang mendukung struktur tanaman yang kokoh. Kekurangan kalsium dapat menyebabkan gangguan pada pertumbuhan umbi bawang merah.

      Pemberian pupuk harus disesuaikan dengan fase pertumbuhan tanaman bawang merah. Pada awal pertumbuhan, tanaman lebih membutuhkan nitrogen untuk perkembangan daun dan akar. Saat tanaman memasuki tahap pembentukan umbi, peningkatan pemberian fosfor dan kalium penting untuk perkembangan umbi yang berkualitas.

      Namun, setiap lokasi dan jenis tanah mungkin memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda. Idealnya, melakukan analisis tanah sebelum menanam tanaman bawang merah dapat membantu Anda mengidentifikasi kebutuhan nutrisi tanah dan merencanakan pemupukan yang sesuai. Konsultasikan dengan ahli pertanian atau spesialis pupuk untuk mendapatkan rekomendasi yang tepat bagi tanaman bawang merah Anda.