Categories
Uncategorized

Ketika Petani Menghadapi Musim Kemarau

Strategi petani mengahadapi musim kemarau

Saat ini, musim sudah sangat sulit ditebak. Petani semakin kehilangan cara untuk bisa tetap mempertahankan hasil pertaniannya agar tetap untung. Dikatakan musim hujan terkadang malah tidak ada hujan, sedangkan ketika sudah dirasa memasuki musim kemarau ternyata hujan. Hal-hal seperti ini memang di luar kendali kita sebagai manusia. Perubahan iklim terjadi karena berbagai faktor dan memang sudah terjadi. Untuk mengembalikannya pun sangat sulit. Hal ini dapat diatasi dengan kemampuan petani sebagai manusia yang mudah beradaptasi.Saat tidak ada hujan dan menyebabkan kekeringan maka petani harus melakukan berbagai hal yang efektif untuk mengatasinya. Bagaimana caranya? Berikut cara mengatasi kekeringan di bidang pertanian:

 

Dengan Menggunakan “Pompanisasi dan Pipanisasi”

Pertama, Anda bisamenggunakan pompa atau menggunakan pipa. Pompa digunakan untuk menarik air dari sumber air yang berada di sekitar lahan pertanian yang bisa diambil airnya. Dengan menggunakan pompa air ini, maka di musim kemarau pun Anda masih bisa mendapatkan air. Pompa ini dijalankan dengan menggunakan mesin listrik maupun diesel. untuk memindahkan aliran air di sungai ke arah lahan pertanian yang mungkin letaknya lebih tinggi sehingga tidak bisa dialirkan secara manual.

Sistem perpipaan juga harus diperhatikan dengan baik agar dapat mengalirkan air sungai atau air danau yang letaknya jauh untuk dibawa ke lahan pertanian Anda. Biasanya penggunaan pipa ini dilakukan secara kolektif dari banyak petani.

Sistem pompa yang umum digunakan adalah pompa listrik PLN dan pompa diesel, tetapi ada sistem pompa lain yang juga bisa digunakan yaitu pompa air tenaga surya. Pompa ini menggunakan panel surya yang menghasilkan listrik dari sinar matahari. Sehingga Anda tidak perlu membeli BBM tiap hari atau membayar tagihan listrik tiap bulannya.

Melakukan Pembangunan Sumur Bor

Selanjutnya untuk mengatasi kekeringan, Anda bisa menggunakan pembangunan sumur bor. Sumur bor ini dalamnya bisa mencapai 100 meter atau lebih dan mengambil sumber air dari dalam tanah secara alami. Namun, untuk memasangnya perlu biaya yang cukup tinggi tetapi untuk penggunaan jangka panjang dan teratur maka mahalnya alat ini bisa kembali karena keuntungan yang Anda dapatkan lebih banyak.

Anda dapat menggunakan pompa untuk menarik air dari dalam tanah ke permukaan. Jadi tentu perlu aliran listrik di dalamnya. Namun, saat ini tidak hanya dengan menggunakan listrik PLN saja tetapi sudah ada pompa yang menggunakan sumber energi matahari yang lebih hemat.

Menggunakan Berbagai Cara Organik dan Menghindari Penggunaan Bahan Kimia Berbahaya

Selain itu, Anda juga tidak boleh menggunakan berbagai macam bahan yang pada dasarnya adalah zat kimia yang berbahaya. Hal ini sering kali terjadi karena seringnya masyarakat menggunakan pestisida dan juga menggunakan pupuk kimia. Oleh karena itu, ganti pupuk, pestisida, dan yang lainnya dengan menggunakan bahan organik. Tanah yang terkena berbagai jenis bahan yang berbahaya tersebut lama kelamaan akan kehilangan bahan organik sehingga tanah menjadi lemah dan mengakibatkan tanah menjadi tidak mampu untuk menyimpan air hujan.

Sumber : www.sanspower.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *